Identitas Tidak Sama Dengan Image

30Jun07

“Without a strong identity image is nothing.”

Alycia de Mesa.

 

Mendengar perbincangan disebuah stasium radio di Jakarta baru-baru ini dengan topik tentang kesuksesan sebuah bisnis penetralisir air, dibahas mengenai apa yang harus pertama kali dilakukan untuk permerekan (branding). Jawabannya adalah image. Mengejutkan! Mengapa? Mari kita bahas.

Image adalah persepsi/gambaran/pemikiran dari seseorang hasil dari penilaian terhadap sesuatu. Oleh karena image merupakan ide dari seseorang-pemirsa-maka hasilnya akan sangat relatif. Pada proses penilaian, setiap orang akan memberikan hasil yang belum tentu sama, karena dalam proses menilainya tidak akan terlepas dari faktor latarbelakang seseorang (pendidikan, ekonomi, budaya, status social, dsb).

Identitas adalah sesuatu yang menjadi penanda/penciri kita. Berbeda dengan image, identitas adalah sesuatu yang dengan sengaja kita ciptakan dan arahkan sesuai dengan keinginan kita. Identitas dirancang berdasarkan nilai-nilai produk yang dipadatkan dan disarikan dari ide merek. Oleh karena dasar pemikiran sebuah penanda adalah keinginan kita (sesuatu yang dapat kita kontrol), maka ide sebuah identitas pasti akan sangat absolut dan kongkrit.

Image tidak dapat kita (merek) kontrol, identitas sangat dapat kita (merek) kontrol. Melihat dari situasi ini mana yang harus terlebih dahulu ada, image atau identitas? Ayam atau telur mana yang terlebih dahulu mungkin akan menjadi perbincangan yang penuh dengan perdebatan yang sulit untuk ditemukan ujungnya. Namun tidak bagi perbincangan mana yang lahir terlebih dahulu identitas atau image.

Image tidak akan dapat tercipta dengan baik jika belum ada dasarnya, yaitu identitas (jati diri). Melalui konsep identitas yang kuat dan jelas, maka akan dapat dengan mudah untuk mengarahkan persepsi (image) seseorang sesuai dengan ide merek yang diinginkan ditangkap oleh seseorang.



6 Responses to “Identitas Tidak Sama Dengan Image”

  1. Awesome articles …
    Keep sharing, saya pasti baca semua artikelnya.

    Btw, apakah blogging yang ini termasuk ‘branding’ atau ‘imaging’?

  2. 2 Mario Tetelepta

    Jika Anda percaya bahwa imaging adalah bagian dari aktifitas untuk menancapkan sebuah ide dikepala orang, maka imaging itu sendiri adalah bagian dari branding, dan pastinya sudah termasuk.

    Namun belum akan dibahas lebih detil ke arah sana (imaging)…

  3. kalo ngomong image, bukankah di sebut itu gak bisa kita kontrol karena itukan penilaian yg dibuat org laen, tp knapa ya kok sebuah perusahaan berusaha untuk membentuk imagenya sendiri bukankah itu datang dari pasar..? harusnya kan bikin identitas bukan image..? bener gak seh bos…? malah ngisup dah

  4. 4 Mario Tetelepta

    Betul….

    Image tidak mungkin dibuat oleh pemilik (merek) karena ada unsur di luar merek yang akan membentuk dan menyimpulkan image, yaitu kita, audience-nya… akan tetapi image bisa diarahkan sesuai dengan apa yang merek inginkan.

    Arahan image tertera dan termuat pada identitas merek/jati diri merek (karakter, penampilan, gaya bicara, tindak-tanduk, gerak-gerik, etc)

  5. nice article to share.. :)

  6. 6 reef

    Image tidak akan muncul sebelum ada identitas, contoh simplenya dalam kasus penemuan mayat..he..he: siapakah ?mayat tanpa identitas.walaupun imagenya jelas tetapi hanya samar dan belum ada kepastian. sebaliknya identitas seseorang dapat diketahui walaupun kondisi mayat hancur, dengan hanya ditemukan ktp,sim dll…..nah identitas apapun menentukan imagenya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.