BankCapital – Capitalizing the Brand
Ada banyak perusahaan menciptakan identitas bagi dirinya karena faktor terdesak oleh aturan dan birokrasi. Tidak terkecuali bagi BankCapital yang lahir pada tahun 2004.
Sebelumnya nama BankCapital adalah Bank Credit Lyonnais Indonesia. Pada proses perubahannya, karena ketentuan otoritas setempat, maka melalui waktu yang singkat dan tanpa metodologi yang benar, lahirlah nama BankCapital. Sebuah nama yang kemudian, setelah dilakukan riset, erat dengan istilah yang berlaku umum, biasa saja dan rentan terkena sanksi hak cipta.
Bisa disimpulkan, nama BankCapital lahir tanpa makna. Sebuah merek harus memiliki makna sebagai jembatan hubungan emosional dengan audience-nya. Untuk membuatnya bermakna, meskipun dinilai terlambat, C Plus datang dengan strategi ‘memanusiawikan sebuah merek’. Strategi ini telah berhasil diterapkan pada beberapa kasus merek yang ada di Indonesia.
Hasilnya, melalui strategi identitas dan desain, simbol BankCapital berangkat dari pemikiran dua utas pita yang berbeda warna, merah dan biru. Pita diangkat sebagai tema identitas karena fungsi pita sebagai pengikat sekaligus pengemas yang baik.
Dua buah pita yang secara alami mengikat diri dan seolah menyambung sebuah harapan baru, melambangkan dua buah kepentingan yang berbeda, yaitu Bank dan Nasabah. Kedua pita juga melambangkan bersinerginya dua hal berbeda kepentingan untuk mencapai tujuan bersama. Sementara dua pita berbeda warna masing-masing melambangkan unsur bank sebagai penyedia jasa dan orang sebagai nasabah bank.
Berdasarkan pada makna mimpi sang CEO dan nama BankCapital, serta mengingat sebagian besar pembelian produk bank masuk pada kategori High Involvment, maka Where Your Capital Grow adalah positioning statment yang dikembangkan sebagai media komunikasi antara brand benefit dengan kepentingan nasabah.
Filed under: Berita, Studi Kasus | 1 Comment

Thank you for sharing!